Sabtu, 03 Juni 2017

DOWNLOAD CONTOH PTK BAHASA INDONESIA TERBARU KELAS 5 SD

DOWNLOAD CONTOH PTK BAHASA INDONESIA TERBARU KELAS 5 SD

Cuma 350ribu sampai-500ribu. 


Hubungi Kami di 081222940294 (SMS/WA)

 

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Sebagai pelaksana pembelajaran di kelas guru berperan penting, sekaligus sebagai pemegang kunci pembelajaran dalam mencerdaskan siswa sebagai Sumber Daya Manusia (SDM) yang potensial. Untuk itu guru dituntut menjadi seorang profesional, aktif, kreatif, inovatif, peka terhadap perkembangan pendidikan, penuh dedikasi, dan berkepribadian tinggi. Proses pembelajaran yang dilakukan guru hendaknya mengarah kepada pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAIKEM).
Guna mencapai tujuan tersebut, guru sebagai pengelola pendidikan di kelas harus mampu menunjukkan sikap profesional sebagai seorang guru yang layak untuk diteladani. Untuk meningkatkan profesionalitasnya, khususnya guru SD salah satunya adalah menempuh pendidikan Strata 1 PGSD. Dengan dasar ini artinya guru terus belajar (Long Life Education).
Penulis sebagai guru SD merasakan belum dapat melaksanakan pembelajaran sesuai yang diharapkan. Banyak permasalahan yang dihadapi penulis dalam pembelajaran, yang salah satunya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia (BI). Materi BI kelas V SD tentang “ menyusun kerangka sebuah karangan”, ternyata masih banyak siswa yang mengalaini kesulitan memahaminya. Download ptk bahasa indonesia sd doc
Belajar bahasa di SD merupakan dasar dari pendidikan di SLTP. Apabila dari dasarnya salah, maka untuk jenjang selanjutnya akan salah juga. Untuk itu batapa pentingnya pembelajaran bahasa Indonesia di SD khususnya tentang “ menyusun kerangka sebuah karangan.”
Dari 31 siswa kelas V SDN ............ pada pembelajaran sebelum siklus ternyata baru 20 % anak yang dapat memahaini tentang menyusun kerangka sebuah karangan melalui metode demonstrasi dan metode pembelajaran kontekstual, sedang siswa yang lain yaitu 80 % anak rata-rata belum memahami materi tersebut.
Untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam membuat kerangka karangan diperlukan banyak latihan sehingga dalam mengajar guru perlu memberikan latihan-latihan pada siswa
Penulis berharap melalui proses pembelajaran ini siswa benar-benar mampu menyusun kerangka sebuah karangan baik secara tertulis maupun lisan suatu peristiwa yang terjadi disekitarnya dengan baik dan benar, sehingga dapat dipergunakan sebagai bekal untuk belajar Bahasa Indonesia di jenjang pendidikan selanjutnya.
1.2 Identifikasi Masalah
Sebagai guru penulis merasa tertantang melaksanakan pembelajaran tersebut. Dengan pertimbangan wacana/bacaan merupakan dasar dalam belajar bahasa. Jika siswa tidak memahami dengan baik materi ini, di jenjang pendidikan selanjutnya siswa akan merasa kesulitan untuk belajar bahasa.
Memperhatikan permasalahan tersebut penulis mengadakan penugasan latihan dan curah pendapat bersama-sama dengan teman sejawat dari SDN ............ Kecamatan ............ Kabupaten ............, yang akhirnya penulis mendapat masukan, arahan maupun saran. Dari hasil penugasan latihan terdapat beberapa masalah yang terjadi dalam proses kegiatan pembelajaran, antara lain :
a. Siswa belum dapat menentukan pokok-pokok pikiran pada tiap paragrap dengan tepat.
b. Siswa kurang berani bertanya kepada guru.
c. Siswa kurang mampu menuliskan kalimat dengan kata-kata sendiri.
d. Siswa kurang berani bercerita di depan kelas
1.3 Pemecahan Masalah
a. Memberikan pembelajaran Bahasa Indonesia khususnya dalam hal mengarang menggunakan gambar seri agar siswa lebih tertarik.
b. Memberikan banyak latihan mengarang dan tugas mengarang kepada siswa, agar siswa lebih mahir dalam membuat karangan.
1.4 Rumusan Masalah
Dari hasil analisis masalah, penulis dapat merumuskan masalah yang timbul pada saat melakukan pembelajaran. Adapun rumusan masalahnya adalah sebagai berikut : apakah pendekatan penugasan dan latihan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyusun karangan dari rangkaian gambar seri ?
1.5 Tujuan Penelitian
Meningkatkan kemampuan siswa dalam menyusun karangan berdasarkan rangkaian gambar melalui metode latihan dan pemberian tugas.
1.6 Manfaat Penelitian
1. Bagi Pembelajaran/Siswa
a. Meningkatkan nilai siswa.
b. Meningkatkan proses pembelajaran
c. Sebagai metode bagi para siswa dalam bersikap kritis bagi para siswa terhadap nilainya.
2. Bagi Guru
a. Membantu guru memperbaiki pembelajaran.
b. Membantu guru berkembang secara profesional.
c. Meningkatkan rasa percaya diri bagi guru.
d. Memberi kesempatan kepada guru untuk berperan aktif mengembangkan pengalaman dan ketrampilan sendiri.
3. Bagi Sekolah
a. Membantu sekolah untuk berkembang lebih maju.
b. Prestasi sekolah mudah tercapai.
c. Hasil penelitian ini sebagai alternatif metode pembelajaran.
d. Untuk membantu sekolah dalam meningkatkan kemajuan pendidikan di sekolah tersebut.

 

PTK INDONESIA SD KELAS 5

PTK INDONESIA SD KELAS 5 

Cuma 350ribu sampai-500ribu. 


Hubungi Kami di 081222940294 (SMS/WA)

 

PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAHASA INDONESIA SD KELAS 5-Banyak permasalahan yang dihadapi guru dalam pembelajaran, yang salah satunya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia (BI). Materi BI kelas V SD tentang “ menyusun kerangka sebuah karangan”, ternyata masih banyak siswa yang mengalaini kesulitan memahaininya. Hal inilah yang mendasari penulis untuk melakukan penelitian. Contoh ptk bahasa indonesia sd pdf
Jenis penelitian yang dilaksanakan ini adalah jenis Penelitian Tindakan Kelas, yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan menyusun karangan pada siswa kelas V SDN ........Kecamatan ........Kabupaten Pati. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari 2 siklus dua kali pertemuan dengan waktu pertemuan masing-masing 2x35 menit..
Pengumpulan data diperoleh dengan cara observasi dan penilaian selama dan sesudah pembelajaran berlangsung. Data hasil observasi dicatat sebagai catatan bebas. Data mengenai nilai siswa disaring melalui hasil tes, soal dibuat sendiri oleh guru. Data hasil tes ini diperlukan untuk mengetahui hasil pembelajaran.
Analisa data penelitian diolah dengan analisa deskriptif sebagai berikut :Lembar observasi. Data hasil observasi diolah secara deskriptif untuk memperoleh gambaran proses pembelajaran selama tindakan dilakukan. Tes Hasil pembelajaran siswa Hasil pembelajaran siswa tampak pada perolehan nilai siswa pada setiap tes yang diberikan guru disetiap siklus. Data diolah dengan analisa deskriptif untuk mengetahui nilai rata-rata siswa dan nilai rata-rata kelas serta presentase nilai siswa yang diatas KKM.
Penggunaan Metode Penugasan dan latihan dapat meningkatkan nilai siswa pada mata pelajaran pelajaran Bahasa Indonesia pokok bahasan menyusun karangan berdasarkan rangkaian gambar seri kelas V semester I SDN ........Kecamatan ........Kabupaten ........tahun ajaran 2011/2012, hal ini ditunjukkan oleh kenaikan nilai yakni dari 38% sebelum siklus, meningkat menjadi 64 % pada siklus I dan 90% pada siklus 2. Peningkatan skor minimal dari 40 pada sebelum siklus, menjadi 50 pada siklus 1, dan men jadi 60 pada siklus 2. Peningkatan skor maksimal dari 90 pada sebelum tindakan, 90 pada siklus 2 dan menjadi 100 pada siklus dua. Terjadi pula kenaikan nilai rata-rata kelas .jika pada pra siklus nilai rata-rata yang dicapai adalah 68 lalu meningkat menjadi 74,5 pada siklus I , menjadi 82.5 pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode Penugasan dan latihan dapat meningkatkan nilai belajar siswa pada mata pelajaran pelajaran Bahasa Indonesia pokok bahasan menyusun karangan berdasarkan rangkaian gambar seri kelas V semester I SDN ........Kecamatan ........Kabupaten ........tahun ajaran 2011/2012 dapat meningkatkan nilai.
Laporan penelitian tindakan kelas ini membahas BAHASA INDONESIA SD yang diberi judul "
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MENYUSUN KARANGAN 
BERDASARKAN RANGKAIAN GAMBAR SERI MELALUI METODE 
PENUGASAN DAN LATIHAN PADA SISWA KELAS V 
SDN ........SEMESTER 1 KECAMATAN
........ KABUPATEN ................
TAHUN 2011 / 2012
"
. Disini akan di bahas lengkap.

 

CONTOH KUMPULAN JUDUL PTK BAHASA INDONESIA SD

CONTOH KUMPULAN JUDUL PTK BAHASA INDONESIA SD

Cuma 350ribu sampai-500ribu. 


Hubungi Kami di 081222940294 (SMS/WA)

 

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Seting Penelitian dan Karakteristik Subjek
Penelitian dilaksanakan di SD Negeri .......... Kecamatan .......... Kabupaten .........., pada siswa kelas II Semester 2 Tahun Pelajaran 2012/2013. contoh ptk bahasa indonesia sd kls 2. Jumlah siswa kelas II adalah 30 orang. Sebagian besar siswa merupakan anak dari keluarga sederhana. Berasal dari lingkungan pedesaan yang kurang peduli terhadap pendidikan anak. SD Negeri .......... juga berada di pedesaan yang ketersediaan fasilitas pembelajaran masih kurang memadai. Begitu juga motivasi belajar siswa juga rendah sehingga proses pebelajaran kurang efektif. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Maret 2013. Disamping siswa kelas II, peneliti juga dibantu guru kelas III sebagai observer.
3.2 Variabel Penelitian
Penelitian ini memuat dua variabel yang menjadi objek penelitian yaitu :
1) Penggunaan alat perga kartu huruf sebagai variabel bebas yang dapat mempengaruhi variabel lain. Download ptk bahasa indonesia sd kelas 2 pdf.
2) Kelancaran membaca sebagai variabel terikat yang dipengaruhi oleh variabel bebas.
3.3 Rencana Tindakan
Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif yang melibatkan guru kelas III SD Negeri .......... Kecamatan .......... Kabupaten ........... Proses penelitian berbentuk siklus yang dilakukan sebanyak dua siklus. Setiap 1 siklus terdiri dari 3 kali pertemuan, setiap pertemuan masing-masing (2x30 menit). contoh proposal ptk bahasa indonesia sd.  Tahapan dari tiap siklus dapat dijabarkan sebagai berikut :
a. Siklus I
Perencanaan (Planning)
- Peneliti mengidentifikasi data dan informasi dari berbagai sumber melalui observasi awal.
- Menyusun Rencana Pembelajaran (RPP)
- Menyiapkan alat peraga yang akan digunakan dalam pembelajaran.
- Menyusun alat evaluasi
Tindakan (Action)
- Peneliti melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang telah disusun serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dengan permainan kartu huruf sebagai alat peraga. Contoh lengkap ptk bahasa indonesia sd kelas 2.
- Inti dari tindakan siklus I ini adalah siswa belajar membaca dengan menggunakan kartu huruf. Guru sebagai pemandu dalam kegiatan ini dan berusaha menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
Pertemuan I : Pembelajaran menggunakan kartu huruf secara klasikal untuk mengenal huruf dan cara pelafalannya.
Pertemuan II : Pembelajaran menggunakan kartu huruf dengan cara siswa disuruh maju ke depan kelas merangkai kartu huruf untuk membuat sebuah suku kata.  Download ptk bahasa indonesia sd kelas 2 word.
Pertemuan III : Siswa diberi tugas merangkai suku kata untuk membuat sebuah kata menggunakan kartu huruf yang sudah disediakan.
Pengamatan (Observasi)
Dalam kegiatan penelitian ini, pembelajaran yang dilakukan oleh peneliti diamati oleh observer yaitu guru kelas III. Pengamatan meliputi kegiatan sebelum pembelajaran, selama pembelajaran dan sesudah ti ndakan pembelajaran menggunakan lembar observasi.
Evaluasi
Kegiatan evaluasi dilakukan pada setiap pertemuan setelah kegiatan inti dalam proses pembelajaran berupa tes formatif. Kumpulan judul PTK Bahasa Indonesia SD Kelas 2. Tes ini bertujuan untuk mengetahui tingkat ketuntasan atau kelancaran membaca siswa. Juga sebagai bahan pertimbangan untuk proses pembelajaran selanjutnya.
Refleksi (Reflektion)
Refleksi dilakukan untuk memahami segala sesuatu yang berkaitan dengan proses dan hasil yang telah dilakukan. Menganalisis terhadap temuan¬temuan yang berupa hambatan, kekurangan dan kelemahan yang dijumpai pada siklus I sebagai bahan pertimbangan untuk menyusun kegiatan pada siklus 2.
b. Siklus 2
Perencanaan (Planning)
- Mengidentifikasi data dan informasi dari hasil pengamatan yang telah dilakukan oleh observer pada siklus 1. Contoh lengkap ptk bahasa indonesia sd kelas 2 pdf.
- Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).
- Menyiapkan alat peraga kartu huruf yang berbeda dengan yang di gunakan pada siklus 1.
- Menyusun alat evaluasi.
Pelaksanaan (Action)
-   Melaksanakan kegiatan pembelajaran sesuai dengan RPP yang telah disusun dengan pola pembelajaran yang berbeda dari siklus 1.
- Inti dalam tindakan pada siklus 2 ini adalah siswa melaksanakan proses pembelajaran dengan alat peraga kartu huruf yang berbeda dengan yang digunakan pada pembelajaran siklus 1. contoh PTK Bahasa Indonesia SD Kelas 2.
Pertemuan I : Siswa dibagi menjadi tiga kelompok dan masing-masing disuruh
merangkai kata sehingga membentuk sebuah kalimat. 
Pertemuan II : Siswa secara kelompok kecil disuruh membaca kalimat- kalimat yang ada di papan tulis.
Pertemuan III : Secara individu siswa disuruh membaca contoh kalimat di papan tulis.
Pengamatan (Observation)
Pengamatan dilakukan oleh observer yaitu guru kelas III dengan mengamati kegiatan pembelajaran baik sebelum, saat maupun setelah tindakan pada siklus 2 dengan menggunakan lembar observasi. contoh ptk bahasa indonesia sd kls 2 pdf.
Evaluasi
Evaluasi dilakukan setelah kegiatan inti pada setiap kali pertemuan berupa tes formatif. Tujuannya untuk mengetahui kelancaran siswa dalam membaca.
Refleksi (Reflektion)
Refleksi dilakukan untuk memahami segala sesuatu yang berkaitan dengan proses dan hasil yang telah dilakukan. contoh lengkap proposal ptk bahasa indonesia sd. Menganalisis terhadap temuan-temuan yang berupa hambatan, kekurangan dan kelemahan yang dijumpai pada siklus 2 sebagai bahan pertimbangan untuk pengolahan dan analisis data. 
3.4 Data dan Cara Pengumpulannya
a. Data
Data yang digunakan peneliti diperoleh dari hasil observasi dan nilai tes formatif pada siklus 1 dan siklus 2 yang dilakukan terhadap siswa kelas II semester 2 SD Negeri .......... Kecamatan .......... Kabupaten .......... Tahun Pelajaran 2012/2013.
c. Cara Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang dilakukan peneliti adalah :
1) Observasi
Pedoman observasi yang dilakukan peneliti untuk mengamati seluruh kegiatan yang berlangsung baik kinerja guru maupun aktifitas siswa, mulai dari awal sampai akhir pembelajaran Bahasa Indonesia. Contoh lengkap ptk bahasa indonesia sd kelas 2. Tujuan dari observasi ini adalah untuk memperoleh data perilaku siswa sehingga didapatkan hasil perubahan perilaku siswa dalam memperbaiki pembelajaran.
2) Tes
Tes yang dilakukan peneliti berupa tes formatif tertulis. Tes tertulis bertujuan untuk mengetahui peningkatan kekancaran membaca siswa yang berupa soal-soal yang harus dijawab. Tes ini juga digunakan untuk mengukur tingkat krtuntasan belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia. download proposal ptk bahasa indonesia sd word lengkap.
3) Dokumentasi (foto-foto kegiatan)
Dokumentasi adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara penelaahan dan pencatatan atau merekam peristiwa dan objek serta aktivitas pemberian jasa yang dianggap berjasa dan penting.
3.5 Indikator Kinerja
Indikator kinerja yang ingin dicapai adalah peningkatan kelancaran membaca siswa yang ditunjukkan dengan 80 % siswa mendapatkan nilai kelancaran membaca >6,5. 
3.6 Analisis Data
Data dalam penelitian ini akan dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan ukuran-ukuran tertentu. Contoh lengkap ptk bahasa indonesia sd kelas 2. Ukuran tersebut adalah skor tes sebelum tindakan dan setelah tindakan baik pada siklus 1 maupun siklus 2. Hasilnya akan dibandingkan dengan indikator kinerja keberhasilan penelitian.

 

PTK BAHASA INDONESIA SD KELAS 2

PTK BAHASA INDONESIA SD KELAS 2

Cuma 350ribu sampai-500ribu. 


Hubungi Kami di 081222940294 (SMS/WA)

 

BAB II

KAJIAN PUSTAKA

2.1 Kajian Teori
2.1.1 Hakikat Membaca
Menurut Vacca (1991 : 172) membaca adalah proses aktif dari pikiran yang dilakukan melalui mata terhadap bacaan. Dalam kegiatan membaca, pembaca memproses informasi dari teks yang dibaca untuk memperoleh makna. Membaca merupakan kegiatan yang penting dalam kehidupan sehari-hari, karena membaca tidak hanya untuk memperoleh informasi tetapi berfungsi sebagai alat untuk memperluas pengetahuan bahasa seseorang. Download ptk kelas 2 sd lengkap. Menurut Hairis dan Sipay (1980 : 8) hakikat membaca adalah sebagai suatu kegiatan yang memberikan respon makna secara tapat terhadap lambang verbal yang tercetak atau tertulis. Pemahaman atau makna dalam membaca lahir dari interaksi antara persepsi terhadap simbol grafis dan ketrampilan bahasa serta pengetahuan pembaca. Dalam interaksi ini, pembaca berusaha menciptakan kembali makna yang ingin disampaikan oleh penulis dan tulisannya. Dalam proses membaca itu pembaca mencoba mengkreasikan apa yang dimaksud oleh penulis.
Gibbson (1993 : 70-71) mendefinisikan membaca sebagai proses memperoleh makna dari cetakan. Kegiatan membaca bukan sekedar aktifitas yang bersifat reseptif saja melainkan menghendaki pembentuk aktif berfikir. Untuk memperoleh makna dari teks, pembaca harus menyertakan latar belakang “bidang” pengetahuannya, topik, dan pemahaman terhadap sistem bahasa itu sendiri. Tanpa hal-hal tersebut selembar teks tidak berarti apa-apa bagi pembaca. contoh ptk bahasa indonesia sd kls 2. Sementara itu Wilson dan Peters (dalam Cleary, 1993 : 284) mengatakan bahwa membaca merupakan suatu proses menyusun makna melalui interaksi dinamis diantara pengetahuan pembaca yang telah ada, informasi yang telah dinyatakan oleh bahasa tulis, dan konteks situasi pembaca.
2.1.2 Membaca Lancar.
Membaca lancar biasa disebut membaca yeknik. Dalam membaca harus memperhatikan cara/teknik membaca yang meliputi: artikulasi, intonasi, tanda baca, kecepatan mata yang tinggi dan pandangan mata yang jauh (Arisandi). Download ptk bahasa indonesia sd kelas 2 pdf.
2.1.3 Pola Bermain
Menurut Piaget dalam Elizabet B. Harlock (1995 :320) mengatakan bahwa pola bermain adalah suatu model atau bentuk permainan yang digunakan oleh guru untuk memberikan bimbingan belajar pada siswa.
2.1.4 Alat Peraga ( Media Pembelajaran )
Pemanfaatan alat peraga akan menghindari verbalisme. Menurut Aristo Rahardi (2003) mengatakan bahwa alat peraga adalah alat (benda) yang digunakan untuk memperagakan fakta, konsep, prinsip atau prosedur tertentu agar tampak lebih nyata / konkrit. Sementara itu WJS Poerwodaminto (Kamus Umum Bahasa Indonesia, 1985 : 734) menyatakan bahwa alat adalah sesuatu barang yang dipakai untuk mencapai suatu yang dimaksud / syarat. contoh proposal ptk bahasa indonesia sd kelas 2. Sedangkan peraga adalah alat untuk memperlihatkan pelajaran.
Media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi. Media pembelajaran memegang peranan penting sebagai alat bantu untuk menciptakan proses pembelajaran yang efektif. Download laporan ptk bahasa indonesia sd pdf.
a. Fungsi Media
1) Penggunaan media untuk mewujudkan situasi pembelajaran yang efektif.
2) Penggunaan media dalam proses pembelajaran lebih menarik siswa.
3) Penggunaan media menyebabkan hasil pembelajaran yang dicapai lebih tahan lama diingat siswa, sehingga pelajaran mempunyai nilai tinggi.
b. Jenis-jenis Media Pembelajaran
1) Bagan
Bagan adalah gambaran dari sesuatu yang dibuat dari garis dan gambar. Bagan bertujuan untuk memperlihatkan hubungan perkembangan, perbandingan, dan lain-lain. Contoh PTK Bahasa Indonesia SD Kelas 2.
2) Grafik
Grafik adalah penggambaran data berangka, bertitik, bergaris, atau bergambar yang memperlihatkan hubungan timbal balik informasi secara statisti k.
3) Gambar/Foto
Sejumlah gambar, foto, lukisan baik dari majalah, buku, koran atau sumber lain yang digunakan sebagai media.
4) Peta/Globe
Peta atau globe berfungsi untuk menyajikan data-data lokasi serta tempat untuk menemutunjukkan letak negara-negara di dunia. Contoh lengkap ptk bahasa indonesia sd kelas 2.
5) Diagram
Diagram adalah suatu gambar yang menggunakan garis-garis simbol, diagram atau skema. Isi diagram biasanya berupa petunjuk.
2.1.5 Kartu Huruf
Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia ; 234 dikatakan bahwa kartu huruf adalah kertas yang tidak seberapa besar bertuliskan huruf, jika disusun dapat membentuk kata yang bermakna yang dapat membantu mengeja dalam membaca. Sedangkan Cucu Zakariyya (2010) mengatakan bahwa kartu huruf adalah abjad-abjad yang dituliskan pada potongan-potongan suatu media ( kertas, karton, triplek ). Potongan-potongan itu dapat dipindah-pindah sesuai keinginan.
Dalam pembelajara Bahasa Indonesia, kartu huruf digunakan dengan tujuan:
a. Agar dapat siswa melihat bentuk huruf dan melafalkannya dengan benar.
b. Siswa dapat merangkai huruf menjadi suku kata dan melafalkannya dengan benar.
c. Siswa dapat merangkai suku kata menjadi kata dan melafalkannya dengan benar.
d. Siswa dapat merangkai kata menjadi kalimat dan melafalkannya dengan benar.
e. Siswa dapat mermbaca kalimatyang di bentuk dengan kartu huruf dengan intonasi yang benar. download ptk kelas 2 sd lengkap doc terbaru.
f.  Siswa dapat mermbaca kalimatyang di bentuk dengan kartu huruf dengan ekspresi yang benar.
2.1.6 Keaktifan
Keaktifan belajar siswa adalah kegiatan yang bersifat fisik/mental, yaitu berbuat dan berpikir sebagai suatu rangkaian yang tidak dapat dipisahkan (Sardiman, 2001:98). Keaktifan yang di ukur dalam penelitian ini meliputi 4 kriteria dengan masing-masing indikator sebagai berikut:
No Indikator Tidak  Aktif Kurang Aktif Aktif  Sangat Aktif
2.1.7 Pembelajaran Bahasa Indonesia yang efektif
Untuk mengatasi kelancaran membaca pada pembelajaran Bahasa I ndonesia, penulis menempuh langkah-langkah sebagai berikut : contoh proposal ptk bahasa indonesia sd.
1) Penyampaian Materi
Piaget (dalam Syamsudin A. dan Budiman H. 2008 : 16) mengisyaratkan bahwa kemampuan berfikir anak dengan orang dewasa itu berbeda. Implikasinya berarti bahwa urutan bahan pembelajaran dan metode pembelajaran harus menjadi perhatian utama. Guru harus mampu menyampaikan informasi dengan tepat sehingga informasi dapat dipahami oleh siswa. Contoh Judul PTK Bahasa Indonesia SD. Gaya penyajian yang digunakan guru dalam membahas materi pelajaran berpengaruh terhadap prhatian siswa. Berkenaan dengan itu, materi pelajaran hendaknya disampaikan dengan cara yang menarik sehingga rasa ingin tahu siswa terhadap materi pelajaran meningkat (Slavin, 1991).
2) Penggunaan Bahasa
Menurut Howart Gardner (dalam Suciati dkk, 2005) menyatakan bahwa Inteligensia Bahasa mencakup kemampuan berpikir dengan kata-kata seperti kemampuan untuk memahami dan merangkai kata baik lisan maupun tertulis.
3) Penggunaan Metode
Penerapan metode yang dipilih dalam pembelajaran haruslah bertumpu pada 2 hal yaitu : optimalisasi interaksi antar semua unsur dengan proses belajar serta optimalisasi keterl ibatan sel uruh indera siswa (Depdi kbud: 1997). Contoh lengkap ptk bahasa indonesia sd. Metode mengajar adalah cara yang digunakan pengajar untuk menyampaikan materi pelajaran kepada siswa. Pemilihan metode mengajar ditentukan oleh tujuan pembelajaran, materi pelajaran, sarana yang tersedia yang dapat digunakan siswa.
4)Pemanfaatan Alat Peraga
Alat peraga digunakan oleh pengajar dalam proses pembelajaran bertujuan untuk mengurangi verbalisme siswa. Penggunaan alat peraga secara bervariasi dapat menimbulkan semangat belajar siswa menjadi meningkat sehingga siswa merasa senang dalam mengikuti proses pembelajaran. download ptk kelas 2 sd word.
2.2 Kerangka Pikir
Penelitian ini direncanakan dengan melibatkan guru dan siswa untuk meningkatkan kelancaran membaca dan keaktifan siswa dengan alat peraga kartu huruf. Prosedur penelitian ini dilakukan dengan dua siklus. contoh proposal ptk bahasa indonesia sd. Artinya setelah siklus 1 selesai, kemudian di evaluasi dan apabila hasilnya belum memenuhi KKM maka dilakukan siklus 2.
Berikut adalah langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian sebagai kerangka berpikir penelitian:
1) Pengenalan huruf dilakukan dengan menggunakan kartu huruf. Hal ini dapat membantu siswa meningkatkan kelancaran cara mengenali kartu huruf dan pelafalan huruf.
2) Pengenalan suku kata dilakukan dengan menggunakan kartu huruf. Contoh PTK Bahasa Indonesia SD Kelas 2. Hal ini dapat membantu siswa meningkatkan kelancaran membaca suku kata. Siswa dapat merangkai suku kata dan melafalkannya dengan benar.
3) Pengenalan kata dilakukan dengan menggunakan kartu huruf. Hal ini dapat membantu siswa meningkatkan kelancaran membaca kata. Siswa dapat merangkai kata dan melafalkannya dengan benar. contoh lengkap proposal ptk bahasa indonesia sd.
4) Pengenalan kalimat dilakukan dengan menggunakan kartu huruf. Hal ini dapat membantu siswa meningkatkan kelancaran membaca kalimat. Siswa dapat merangkai kalimat dan melafalkannya dengan benar.
Dengan dapat melafalkan huruf, suku kata, dan kalimat dengan benar menggunakan kartu huruf, maka siswa dapat lancar dalam membaca. Download Judul PTK Bahasa Indonesia SD word terbaru
2.3 Hipotesis Tindakan
Berdasarkan rumusan masalah penelitian, tinjauan pustaka dan kerangka pikir di atas, maka dapat diturunkan hipotesis tindakan sebagai berikut : download proposal ptk bahasa indonesia sd.
Dengan menggunakan alat peraga kartu huruf dapat meningkatkan kelancaran membaca siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia kelas II semester 2 SD Negeri ............... Kecamatan ............... Kabupaten ............... Tahun Pelajaran 2012/2013.

 

LAPORAN HASIL PENELITIAN PTK BAHASA INDONESIA SD

LAPORAN HASIL PENELITIAN PTK BAHASA INDONESIA SD

Cuma 350ribu sampai-500ribu. 


Hubungi Kami di 081222940294 (SMS/WA)

 

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Kondisi yang dihadapi penulis di SD Negeri ............... dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas II semester 2 tahun pelajaran 2012/2013, menggambarkan bahwa kemampuan membaca siswa masih rendah. contoh ptk bahasa indonesia sd kls 2. Dari 30 siswa, hanya 12 siswa yang mendapatkan nilai > 6,5 sedangkan 18 siswa mendapat nilai < 6,5 dalam tes membaca.
Tabel 1.1
Kumulasi Nilai Kelancaran Membaca Siswa kelas II SD Negeri ...............
No Kriteria Nilai Jumlah Siswa Prosentase
1 Tuntas > 6,5 12 41,18%
2 Belum Tuntas < 6,5 18 58,82%
Jumlah 30 100%
Melihat hasil membaca siswa yang kurang baik tersebut, peneliti mencoba mencari tau penyebabnya. Salah satunya dengan menyebarkan angket kepada siswa yang berisi pertanyaan tentang pembelajaran mereka di kelas. contoh proposal ptk bahasa indonesia sd. Tujuannya untuk mengetahui cara pembelajaran yang di lakukan oleh guru. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 1.2
Data kumulasi hasil angket siswa
No Pernyataan Jumlah Siswa
Ya Tidak
1 Guru selalu bersikap ramah kepada siswa 20 10
2 Guru selalu menggunakan alat peraga bervariasi 6 24
3 Guru selalu memberikan contoh dalam membaca 18 12
4 Guru menyampaikan materi dengan menarik 4 26
5 Guru menyampaikan materi dengan jelas 6 24
6 Guru memberikan perhatian yang sama terhadap semua siswa 15 2
7 Guru memberi kesempatan kepada siswa untuk
Bertanya 28 2
8 Metode mengajar yang digunakan guru bervariasi 10 20
Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia ; 234, dikatatakan bahwa kartu huruf adalah kertas yang tidak seberapa besar bertuliskan huruf, jika disusun dapat membentuk kata yang bermakna yang dapat membantu mengeja dalam membaca. download ptk bahasa indonesia sd kelas 2 word.
Berdasarkan fakta dan pendapat ahli diatas, maka peneliti mencoba mengubah pelaksanaan pembelajaran terutama penggunaan alat peraga. Salah satunya yaitu dengan memperkenalkan kepada siswa berbagai macam alat permainan dalam kegiatan-kegiatan belajar. Alat permainan yang digunakan peneliti adalah kartu huruf. download proposal ptk bahasa indonesia sd. Dengan penerapan metode permainan kartu huruf ini, diharapkan akan bisa membantu meningkatkan minat siswa terhadap mata pelajaran Bahasa Indonesia sehingga prestasi belajar siswa dapat meningkat. Hal-hal tersebut di atas yang menjadikan alasan mengapa penulis mencoba menerapkan penggunaan media permainan kartu huruf untuk meningkatkan kelancaran membaca siswa kelas II semester 2 SD Negeri ............... tahun pelajaran 2012/2013.
1.2 Permasalahan Penelitian
Berdasarkan latar belakang di atas, maka peneliti megambil judul “ Upaya Meningkatkan Kelancaran Membaca dan Keaktifan Siswa Dengan Alat Peraga Kartu Huruf Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas II Semester 2 SD Negeri ............... Tahun Pelajaran 2012/2013. contoh ptk bahasa indonesia sd kelas 2 pdf.
Berdasarkan judul tersebut penel iti dapat mengidentifikasikan permasalahan sebagai berikut
1. Prestasi membaca siswa rendah atau dibawah KKM sekolah.
2. Guru kurang memaksimalkan alat peraga dalam pembelajaran.
1.2.1 Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang dan permasalahan dalam penelitian di atas, maka dapat dirumuskan masalah dalam penelitian sebagai berikut: contoh  ptk kelas 2 sd bahasa indonesia lengkap.
1) Bagaimana perhatian siswa saat pembelajaran?
2) Apakah kelancaran membaca siswa masih rendah?
3) Apakah guru sudah menggunakan alat peraga yang menarik?
4) Apakah hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia masih rendah?
1.2.2 Pembatasan Masalah
Pembatasan masalahdiperlukan agar penelitian lebih efektif, efisien dan terarah. Adapun hal-hal yang membatasi masalah dalam penelitian ini adalah:
1) Peneliti hanya meneliti siswa kelas II SD Negeri ............... Kecamatan ............... mata pelajaran Bahasa Indonesia semester 2 Tahun Pelajaran 2012/2013. contoh ptk bahasa indonesia sd kls 2.
2) Metode yang digunakan dalam pembelajaran adalah bermain dengan kartu huruf.
1.3. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah di uraikan di atas, maka rumusan masalah penelitian ini adalah;
“Apakah penggunaan alat peraga kartu huruf dapat meningkatkan kelancaran membaca dan keaktifan siswa kelas II SD Negeri ............... Kecamatan ............... Kabupaten ............... semester 2 Tahun Pelajaran 2012/2013”.
1.4. Tujuan Penelitian
Berdasarkan perumusan masalah di atas maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kelancaran membaca dan keaktifan siswa menggunakan alat peraga kartu huruf siswa kelas II SD Negeri ............... Kecamatan ............... Kabupaten ............... semester 2 Tahun Pelajaran 2012/2013.download proposal ptk bahasa indonesia sd doc.
1.5. Manfaat Penelitian
1) Manfaat Teoritis
Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan teori tentang cara meningkatkan kelancaran membaca siswa dengan menggunakan alat peraga kartu huruf bagi siswa kelas II semester 2 SD Negeri ............... Kecamatan ............... Kabupaten ............... Tahun Pelajaran 2012/2013.
2) Manfaat Praktis
a. Bagi Siswa
Dapat membantu siswa meningkatkan kelancaran membaca melalui penggunaan alat peraga kartu huruf. Contoh lengkap ptk bahasa indonesia sd.
b. Bagi Guru
Dapat meningkatkan potensi terutama kreatifitas guru dalam menggunakan alat peraga yang menyenangkan dengan menggunakan beberapa pola permainan yang terarah yang dapat meningkatkan kekancaran membaca siswa.
c. Bagi Sekolah
Dapat digunakan sebagai acuan yang dapat memotivasi teman sejawat untuk mengembangkan wawasan profesional.download ptk bahasa indonesia sd kls 2.

 

PTK BAHASA INDONESIA SD KELAS 2

PTK BAHASA INDONESIA SD KELAS 2

Cuma 350ribu sampai-500ribu. 


Hubungi Kami di 081222940294 (SMS/WA)

 

PTK BAHASA INDONESIA SD KELAS 2 LENGKAP TERBARU-Bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran pokok, mata pelajaran wajib yang ada di setiap jenjang pendidikan dasar dan menengah. Bahasa Indonesia juga menjadi salah satu dari tiga mata pelajaran yang mulai tahun Pelajaran 2007/2008 di masukkan dalam UN. Namun sampai sekarang Bahasa Indonesia masih menjadi mata pelajaran yang kurang diminati oleh banyak siswa. download ptk bahasa indonesia sd kls 2. Hasil belajar Bahasa Indonesia pun belum menunjukkan hasil yang optimal.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan alat peraga Kartu Huruf dapat meningkatkan kelancaran membaca dan keaktifan siswa SD kelas II semester 2. Metode pada penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan bentuk kolaboratif yang melibatkan peneliti, teman sejawat (guru) dan kepala sekolah. ptk bahasa indonesia sd kelas 2 pdf.
Penelitian ini dilaksanakan di kelas II, semester 2 SD Negeri ..............., Kecamatan ...............Kabupaten ...............tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah siswa sebanyak 30 siswa. Fokus penelitian ini adalah hasil belajar Bahasa Indonesia dan efektivitas penggunaan alat peraga kartu huruf untuk meningkatkan kelancaran membaca. Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan dua siklus. contoh proposal ptk bahasa indonesia sd. Masing – masing siklus terdiri dari tiga pertemuan yang masing¬masing pertemuan terdiri dari empat langkah yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi.
Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan kelancaran membaca siswa pada siklus I dan siklus II dengan SK / KD sama dalam kategori baik. download ptk bahasa indonesia sd kelas 2 word. Keaktifan siswa juga menunjukkan peningkatan pada siklus I dan siklus II dalam kategori sangat aktif. Dengan melihat hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penelitian ini mampu menjawab tujuan penelitian yaitu penggunaan peraga kartu huruf dapat meningkatkan kelancaran membaca dan keaktifan siswa kelas II SD Negeri ..............., Kecamatan ...............Kabupaten ...............tahun pelajaran 2012/2013. Contoh ptk kelas 2 sd lengkap. Akhirnya peneliti menyarankan kepada seluruh guru untuk kreatif dalam menyajikan pembelajaran terutama dalam menggunakan alat peraga dan media yang menarik serta bervariasi sehingga dapat membawa siswa dalam proses pembelajaran yang menyenangkan dan batas tuntas hasil belajar siswa dapat tercapai.

Laporan penelitian tindakan kelas ini membahas Bahasa Indonesia SD yang diberi judul “Upaya Meningkatkan Kelancaran Membaca Dan Keaktifan Siswa Dengan Alat Peraga Kartu Huruf Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas II Sd Negeri ............... Kecamatan ...............Kabupaten ...............Semester II Tahun Pelajaran 2012/2013" untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam kenaikan tingkat dari IV a ke IV b. Disini akan di bahas lengkap.

 

CONTOH PTK MATEMATIKA Kelas II

CONTOH PTK MATEMATIKA Kelas II

Cuma 350ribu sampai-500ribu. 


Hubungi Kami di 081222940294 (SMS/WA)

 

BAB I

PENDAHULUAN
1.1        Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan suatu cara pembentukan kemampuan manusia untuk menggunakan akal fikiran/rasional mereka sebagai jawaban dalam menghadapi berbagai masalah yang timbul dimasa yang akan datang. Pendidikan juga merupakan usaha sadar yang sengaja dirancang untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Salah satu tujuan pendidikan yaitu untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Melalui pendidikan yang baik, kita akan mudah mengikuti perkembangan jaman dimasa yang akan datang, khususnya perkembangan dalam bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).
Usaha yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia, khususnya pendidikan matematika di sekolah sudah banyak dilakukan. Salah satunya dengan perubahan kurikulum serta melalui kelengkapan sarana dan prasarana pendidikan. Namun, sampai saat ini mutu pendidikan di Indonesia masih belum mendapatkan hasil yang memuaskan, baik ditinjau dari proses pembelajarannya maupun hasil belajar siswanya.
Matematika merupakan ilmu yang mendasari perkembangan teknologi modern. Selain itu, matematika merupakan sarana berpikir dalam menentukan sekaligus mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, mempunyai peran penting dalam berbagai macam disiplin, dan dapat memajukan daya pikir manusia. Untuk mencipta dan menguasai teknologi dimasa depan, diperlukan penguasaan matematika yang kuat sedini mungkin. Mata pelajaran matematika diberikan kepada semua peserta didik mulai dari sekolah dasar untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir logis, analistis, sistematis, kritis, kreatif dan kemampuan bekerja sama (Depdiknas, 2006:93).
Namun demikian matematika dianggap sebagai pelajaran yang sangat sulit dipahami karena selalu berkaitan dengan angka rumus. Hal tersebut menjadi penyebab rendahnya hasil belajar matematika. Pernyataan tersebut didukung dari kenyataan yang ada dilapangan yang menunjukkan bahwa hasil belajar matematika di MIN Yehsumbul tergolong rendah bila dibandingkan dengan mata pelajaran yang lainnya.
Berdasarkan hasil observasi, rendahnya nilai hasil belajar siswa di MIN Yehsumbul disebabkan oleh beberapa faktor antara lain; metode pembelajaran yang diterapkan di sekolah masih bersifat konvensional dan penggunaan alat peraga/media jarang sekali digunakan, sehingga pemahaman terhadap konsep matematika sulit dicerna. Siswa kurang dilibatkan dalam proses pembelajaran dan cenderung pasif, terbukti dalam kegiatan belajar siswa selalu diam saja ketika mendapatkan kesulitan dalam belajar, siswa selalu menunggu guru untuk diberikan contoh-contoh soal dan cara pengerjaannya yang benar tanpa mencoba berpikir untuk menggali dan membangun idenya sendiri, siswa tidak pernah mengajukan pertanyaan yang dianggap kurang dimengerti dan siswa tidak berani menjawab pertanyaan serta mempresentasikan jawaban di depan kelas. Karena itu metode ini lebih baik jika diubah dengan metode yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses belajar mengajar yang produktif.
Menurut informasi yang diberikan oleh guru di MIN Yehsumbul khususnya kelas IIB, terdapat permasalahan yang dihadapi oleh siswa yaitu kurangnya kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika pada perkalian bilangan cacah. Terlihat dalam mengerjakan soal, siswa tidak mengerti apa yang harus dilakukan untuk menghitung perkalian dengan cara yang lebih mudah,  tidak bisa merencanakan bagaimana cara menyelesaikan (menemukan pola atau rumus matematika), menyelesaikan  rencana (mengerjakan jawaban), dan memeriksa kembali jawaban yang telah diperoleh. Pernyataan tersebut didukung pula pada hasil nilai ulangan harian siswa pada perkalian pada bilangan cacah, yaitu dari 24 siswa, hanya 11 siswa tuntas belajar (sesuai SKM yaitu ≥ 60), sedangkan 13 siswa tidak tuntas belajar. Jadi prosentase ketuntasan belajar siswa di kelas IIB yaitu siswa yang tuntas belajar sekitar 45,83% dan yang tidak tuntas belajar sekitar 54,17 %